Tentang Kami

RASAFAPACK mempunyai layanan lengkap mulai dari OPP Tape / Lakban, Lakban Fragile, Bubble Wrap, Plastik Wrap/Stretch Film, Solasi, Tali, Polymailer, kardus dan lain-lain. Selain merk RASAFAPACK kami juga menyediakan merk dagang yang lainnya.

Contact Info

© RASAFAPACK All Rights Reserved.

Stop Plastik! 3 Bubble Wrap Ramah Lingkungan Ini Bisa Menjadi Alternatif Pelindung Paket Yang Aman

Sebagai seller atau seseorang yang cinta lingkungan, sebisa mungkin Anda tidak ingin menggunakan produk yang menambah sampah. Salah satu contohnya adalah menggunakan bubble wrap karena terbuat dari plastik. Tenang saja! Sekarang sudah ada bubble wrap ramah lingkungan. Bahkan, sudah banyak yang jual bubble wrap jenis ini. Simak jenis bubble wrap eco-friendly di bawah ini. 

Kraft Backed Bubble Wrap 

Kraft backed bubble wrap adalah salah satu produk pelindung kemasan ramah lingkungan. Produk ini terbuat dari kertas kraft. Bahan ini mudah terurai jika ditanam dalam tanah atau dimasukkan dalam wadah kompos. 

Nantinya, bubble wrap ini tidak menjadi sampah tapi justru menjadi pupuk untuk tanaman Anda. Bahan bubble wrap ini juga terbilang kuat. Karena itu, Anda bisa menggunakannya kembali jika memang memungkinkan. Selain berhemat, Anda juga ikut menjaga kelestarian lingkungan. 

Papel Bubble Wrap 

Bubble wrap ramah lingkungan lainnya adalah papel wrap. Papel wrap lebih ramah lingkungan karena terbuat dari 90 persen virgin pulp. Bahan ini adalah bahan daur ulang. Sama dengan kraft backed bubble wrap, papel bubble wrap juga akan terurai saat dipendam dalam tanah atau dimasukkan dalam wadah kompos. 

Biasanya, bahan ini akan terurai sempurna setelah 2 bulan atau lebih. Selain itu, bubble wrap ini diproduksi tanpa menggunakan pewarna ataupun pemutih. Dengan pola hexagon, produk pelindung kemasan ini dapat menahan produk dari benturan atau gesekan.

Terdapat 2 ukuran yang umum dijual dipasaran, 45 cm x 60 cm dan 45 cm x 120 cm. Produk ini juga bisa meregang saat digunakan. Misalnya untuk ukuran 45 cm x 60 cm bisa meregang menjadi maksimal 90 cm. Sedangkan untuk papel wrap ukuran 45 cm x 120 cm bisa meregang sampai 180 cm. 

Sabut Kelapa

Walaupun terdengar sangat tradisional, tapi ternyata sabut kelapa memang bisa dijadikan bubble wrap. Bahkan, bubble wrap ini lebih ramah lingkungan karena bisa lebih cepat terurai. Semakin tebal sabut kelapa yang Anda gunakan untuk melindungi produk yang akan dikirimkan akan semakin baik.

Harga sabut kelapa juga terbilang tidak mahal. Apalagi, produk ini termasuk limbah yang digunakan kembali. Sekarang Anda bahkan bisa membelinya secara online. Di beberapa marketplace, sabut kelapa dijual dengan harga Rp.6.500 saja per kilo. 

Tempatkan sabut kelapa pada bagian-bagian yang perlu dilindungi. Tambahkan juga sabut kelapa di bagian dalam kemasan untuk mengurangi kerusakan akibat goncangan atau gesekan. Selesai! Barang yang Anda kirimkan akan sampai dengan selamat tanpa cacat. 

Intinya, ada banyak alternatif bubble wrap selain yang terbuat dari plastik. Dengan menggunakan bubble wrap ramah lingkungan, Anda pun tetap bisa mengirimkan barang dengan aman. Yang pasti, Anda juga tetap bisa ikut menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik. 

Leave A Comment

× Tanya Admin